welcome

selamat datang selamat membaca dan semoga bermanfaat

Senin, 04 Maret 2013

otak dan keunikannya



BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Otak merupakan suatu alat tubuh yang sangat penting karena merupakan pusat komputer dari semua alat tubuh, bagian dari saraf sentral yang terletak di dalam rongga tengkorak (karnium) yang dibungkus oleh selaput otak yang kuat. otak adalah suatu alat tubuh yang penting karena merupakan pusat komputer dari semua alat tubuh. Seandainya jantung atau paru-paru Anda berhenti bekerja selama beberapa menit, Anda masih bisa bertahan hidup. Namun jika otak Anda berhenti bekerja selama satu detik saja, maka tubuh Anda mati. Itulah mengapa otak disebut sebagai organ yang paling penting dari seluruh organ di tubuh manusia. Walaupun ukuran nya tidak terlalu besar namun pada bagian ini mengatur segala aktivitas yang dilakukan manusia. Oleh karena itu perlu untuk kita sebagai pendidik untuk mengetahui apa saja yang berkenaan dengan otak.

B.     Masalah
1.      Apa saja bagian – bagian otak itu?
2.      Apa saja fungsi otak ?

C.    Tujuan
Tujuan yang diharapkan dari makalah ini adalah agar kita semua mengetahui apa saja bagian-bagian otak manusia serta apa saja kegunaan dan fungsinya.
D.    Manfaat
Manfaat yang bisa diperoleh dari makalah ini adalah sebagai bahan peningkatan dalam pembelajaran bagi kita semua, dan kita dapat memaksimalkan kinerja otak kita dan anak didik serta keluarga dan kerabat setelah mengetahahui keajaiban yang tersimpan didalam otak kita.
BAB II
PEMBAHASAN
A.    OTAK MANUSIA
Otak Anda mengendalikan semua fungsi tubuh Anda. Otak merupakan pusat dari keseluruhan tubuh Anda. Jika otak Anda sehat, maka akan mendorong kesehatan tubuh serta menunjang kesehatan mental Anda. Sebaliknya, apabila otak Anda terganggu, maka kesehatan tubuh dan mental Anda bisa ikut terganggu.
Seandainya jantung atau paru-paru Anda berhenti bekerja selama beberapa menit, Anda masih bisa bertahan hidup. Namun jika otak Anda berhenti bekerja selama satu detik saja, maka tubuh Anda mati. Itulah mengapa otak disebut sebagai organ yang paling penting dari seluruh organ di tubuh manusia.
Otak merupakan suatu alat tubuh yang sangat penting karena merupakan pusat komputer dari semua alat tubuh, bagian dari saraf sentral yang terletak di dalam rongga tengkorak (karnium) yang dibungkus oleh selaput otak yang kuat. otak adalah suatu alat tubuh yang penting karena merupakan pusat komputer dari semua alat tubuh. berat otak orang dewasa adalah kira-kira 1400 gram dan terdiri atas air 78%,lemak 10% dan protein 8%.
Otak terdiri atas sel-sel kecil yang disebut neuron. Miliaran sel otak aktif yang ada sejak kecil merupakan kunci kekuatan otak. Sel terletak ditengah dan memiliki cabang-cabang berupa benang-benang kecil yang disebut dendrit sel-sel otak ini saling berhubungan satu sama lain. Setiap kali ada informasi yang ditanggap indera, maka sel otak menyeberang ke sel otak lainnya melalui dendrite. Proses ini berlanjut dengan melibatkan jutaan sel otak yang terhubung berurutan secepat kilat dengan dihantar oleh aktivitas listrik. Ingatan manusia dicatat dalam bentuk pola-pola sel yang dibentuk oleh sel-sel otak.  Semenjak hari-hari pertama bayi dilahirkan, sel-sel otaknya membentuk keneksi belajar dengan kecepatan yang luar biasa, yaitu tiga miliar perdetik.

B.     BAGIAN-BAGIAN OTAK MANUSIA
http://www.aktivasiotak.com/images/sistem_limbik.jpghttp://www.aktivasiotak.com/images/anatomi_otak.jpg 

http://4.bp.blogspot.com/-jZjLMsF-9lg/T0EgpMlgYsI/AAAAAAAAAYQ/C2jAoOChO18/s320/left-brain-right-brain.jpg
1.    Cerebrum (Otak Besar)
Cerebrum adalah bagian terbesar dari otak manusia yang juga disebut dengan nama Cerebral Cortex, Forebrain atau Otak Depan. Cerebrum membuat manusia memiliki kemampuan berpikir, analisa, logika, bahasa, kesadaran, perencanaan, memori dan kemampuan visual. Kecerdasan intelektual atau IQ Anda juga ditentukan oleh kualitas bagian ini.

Cerebrum secara terbagi menjadi 4 (empat) bagian yang disebut Lobus. Bagian lobus yang menonjol disebut gyrus dan bagian lekukan yang menyerupai parit disebut sulcus. Keempat Lobus tersebut masing-masing adalah: Lobus Frontal, Lobus Parietal, Lobus Occipital dan Lobus Temporal.
·                 Lobus Frontal merupakan bagian lobus yang ada dipaling depan dari Otak Besar letaknyaitu terletak diwilayah disekitar kening. Lobus ini berhubungan dengan kemampuan membuat alasan, kemampuan gerak, kognisi, perencanaan, penyelesaian masalah, memberi penilaian, kreativitas, kontrol perasaan, kontrol perilaku seksual dan kemampuan bahasa secara umum.
·                 Lobus Parietal berada di tengah,terletak pada bagian atas dari porsi otak kita. Tugas dari bagian otak ini adalah  berhubungan dengan proses sensor perasaan seperti tekanan, sentuhan dan rasa sakit.
·                 Lobus Temporal berada di bagian kiri dan kanan disekitar telinga. Berhubungan dengan kemampuan pendengaran, pemaknaan informasi dan bahasa dalam bentuk suara.
·                 Lobus Occipital ada di bagian paling belakang, berhubungan dengan rangsangan visual yang memungkinkan manusia mampu melakukan interpretasi terhadap objek yang ditangkap oleh retina mata.


2. Cerebellum (Otak Kecil)
          Otak Kecil atau Cerebellum terletak di bagian belakang kepala, dekat dengan ujung leher bagian atas. Cerebellum mengontrol banyak fungsi otomatis otak, diantaranya: mengatur sikap atau posisi tubuh, mengkontrol keseimbangan, koordinasi otot dan gerakan tubuh. Otak Kecil juga menyimpan dan melaksanakan serangkaian gerakan otomatis yang dipelajari seperti gerakan mengendarai mobil, gerakan tangan saat menulis, gerakan mengunci pintu dan sebagainya. Jika terjadi cedera pada otak kecil, dapat mengakibatkan gangguan pada sikap dan koordinasi gerak otot. Gerakan menjadi tidak terkoordinasi, misalnya orang tersebut tidak mampu memasukkan makanan ke dalam mulutnya atau tidak mampu mengancingkan baju.

3. Brainstem (Batang Otak)
          Batang otak (brainstem) berada di dalam tulang tengkorak atau rongga kepala bagian dasar dan memanjang sampai ke tulang punggung atau sumsum tulang belakang. Bagian otak ini mengatur fungsi dasar manusia termasuk pernapasan, denyut jantung, mengatur suhu tubuh, mengatur proses pencernaan, dan merupakan sumber insting dasar manusia yaitu fight or flight (lawan atau lari) saat datangnya bahaya.
          Batang otak dijumpai juga pada hewan seperti kadal dan buaya. Oleh karena itu, batang otak sering juga disebut dengan otak reptil. Otak reptil mengatur “perasaan teritorial” sebagai insting primitif. Contohnya anda akan merasa tidak nyaman atau terancam ketika orang yang tidak Anda kenal terlalu dekat dengan anda.
          Batang Otak terdiri dari tiga bagian, yaitu:
·                 Mesencephalon atau Otak Tengah (disebut juga Mid Brain) adalah bagian teratas dari batang otak yang menghubungkan Otak Besar dan Otak Kecil. Otak tengah berfungsi dalam hal mengontrol respon penglihatan, gerakan mata, pembesaran pupil mata, mengatur gerakan tubuh dan pendengaran.
·                 Medulla oblongata adalah titik awal saraf tulang belakang dari sebelah kiri badan menuju bagian kanan badan, begitu juga sebaliknya. Medulla mengontrol funsi otomatis otak, seperti detak jantung, sirkulasi darah, pernafasan, dan pencernaan.
·                 Pons merupakan stasiun pemancar yang mengirimkan data ke pusat otak bersama dengan formasi reticular. Pons yang menentukan apakah kita terjaga atau tertidur.
  
4. Limbic System (Sistem Limbik)
          Sistem limbik terletak di bagian tengah otak, membungkus batang otak ibarat kerah baju. Limbik berasal dari bahasa latin yang berarti kerah. Bagian otak ini sama dimiliki juga oleh hewan mamalia sehingga sering disebut dengan otak mamalia. Komponen limbik antara lain hipotalamus, thalamus, amigdala, http://www.aktivasiotak.com/images/otak_kanan.gifhipocampus dan korteks limbik. Sistem limbik berfungsi menghasilkan perasaan, mengatur produksi hormon, memelihara homeostasis, rasa haus, rasa lapar, dorongan seks, pusat rasa senang, metabolisme dan juga memori jangka panjang.
          Bagian terpenting dari Limbik Sistem adalah Hipotalamus yang salah satu fungsinya adalah bagian memutuskan mana yang perlu mendapat perhatian dan mana yang tidak. Misalnya Anda lebih memperhatikan anak Anda sendiri dibanding dengan anak orang yang tidak Anda kenal. Mengapa? Karena Anda punya hubungan emosional yang kuat dengan anak Anda. Begitu juga, ketika Anda membenci seseorang, Anda malah sering memperhatikan atau mengingatkan. Hal ini terjadi karena Anda punya hubungan emosional dengan orang yang Anda benci.
Sistem limbik menyimpan banyak informasi yang tak tersentuh oleh indera. Dialah yang lazim disebut sebagai otak emosi atau tempat bersemayamnya rasa cinta dan kejujuran. Carl Gustav Jung  menyebutnya sebagai "Alam Bawah Sadar" atau ketidaksadaran kolektif, yang diwujudkan dalam perilaku baik seperti menolong orang dan perilaku tulus lainnya. LeDoux mengistilahkan sistem limbik ini sebagai tempat duduk bagi semua nafsu manusia, tempat bermuaranya cinta, penghargaan dan kejujuran.

C.     OTAK KIRI, OTAK KANAN DAN OTAK TENGAH
1.      Otak Kiri dan Otak Kanan
Masing-masing belahan otak bertsnggung jawab terhadap cara berfikir. Otak kiri maupun otak kanan mempunyai spesifikasi dalam kemampuan-kemampuan tertentu, walaupun ada beberapa persilangan dan interaksi diantara dua sisi.

http://www.aktivasiotak.com/images/merangsang_otak_kanan.gif



http://2.bp.blogspot.com/-jfgE4pq5mnw/UODvJymEFyI/AAAAAAAAAdw/UcSliotqw_I/s1600/fungsi-otak-kanan-kiri.jpg









Gambar Ilustrasi Fungsi Otak Kanan & Otak Kiri
Perbedaan dua fungsi otak sebelah kiri dan kanan akan membentuk sifat, karakteristik dan kemampuan yang berbeda pada seseorang. Perbedaan teori fungsi otak kiri dan otak kanan ini telah populer sejak tahun 1960an, dari hasil penelitian Roger Sperry.
Otak besar dibagi menjadi belahan kiri dan belahan kanan, atau yang lebih dikenal dengan Otak Kiri dan Otak Kanan. Masing-masing belahan mempunyai fungsi yang berbeda. Otak kiri berfungsi dalam hal-hal yang berhubungan dengan logika, rasio, kemampuan menulis dan membaca, serta merupakan pusat matematika. Beberapa pakar menyebutkan bahwa otak kiri merupakan pusat Intelligence Quotient (IQ).

Sementara itu otak kanan berfungsi dalam perkembangan Emotional Quotient (EQ). Misalnya sosialisasi, komunikasi, interaksi dengan manusia lain serta pengendalian emosi. Pada otak kanan ini pula terletak kemampuan intuitif, kemampuan merasakan, memadukan, dan ekspresi tubuh, seperti menyanyi, menari, melukis dan segala jenis kegiatan kreatif lainnya.

Belahan otak mana yang lebih baik? Keduanya baik. Setiap belahan otak punya fungsi masing-masing yang penting bagi kelangsungan hidup manusia. Akan tetapi, menurut penelitian, sebagian besar orang di dunia hidup dengan lebih mengandalkan otak kirinya. Hal ini disebabkan oleh pendidikan formal (sekolah dan kuliah) lebih banyak mengasah kemampuan otak kiri dan hanya sedikit mengembangkan otak kanan.

Orang yang dominan otak kirinya, pandai melakukan analisa dan proses pemikiran logis, namun kurang pandai dalam hubungan sosial. Mereka juga cenderung memiliki telinga kanan lebih tajam, kaki dan tangan kanannya juga lebih tajam daripada tangan dan kaki kirinya. Sedangkan orang yang dominan otak kanannya bisa jadi adalah orang yang pandai bergaul, namun mengalami kesulitan dalam belajar hal-hal yang teknis.
Ada banyak cara untuk mengetahui apakah seseorang dominan otak kanan atau dominan otak kiri. Misalnya dengan melihat perilaku sehari-hari, cara berpakaian, dengan mengisi kuisioner yang dirancang khusus atau dengan peralatan Electroencephalograph yang bisa mengamati bagian otak mana yang paling aktif.
Disekitar Anda pastinya ada orang yang pandai dalam ilmu pengetahuan, tapi tidak pandai bergaul. Sebaliknya ada orang yang pandai bergaul, tapi kurang pandai di sekolahnya. Keadaan semacam ini disebabkan oleh ketidakseimbangan antara otak kanan dan otak kiri.
Idealnya, otak kiri dan otak kanan haruslah seimbang dan semuanya berfungsi secara optimal. Orang yang otak kanan dan otak kirinya seimbang, maka dia bisa menjadi orang yang cerdas sekaligus pandai bergaul atau bersosialisasi.
Berikut akan ditunjukkan perbedaan otak kiri dan otak kanan
No
Aspek
Otak kanan
Otak kiri
1.
Daya ingat
Ingatan jangka panjang
Ingatan jangka pendek
2.
Cara berfikir
Holistic,acak, tidak teratur, intuitif, parallel, artistic
Rasional, linier, logis dan sekuensial, serial, abstrak, analitis
3.
Mengatur fungsi
Nonverbal: emosi, perasaan, kesadaran spasial, pengenalan bentuk dan pola, seni, music, kreativitas, visualisasi dan kepekaan warna
Ekspresi verbal, asosiasi auditorial, detil, fakta, membaca dan menulis, simbolisme, matematika, keterampilan motorik halus dan sensoris
4.
Bahasa
Tidak ada tata bahasa dan kalimat, sedikit kata-kata
Kaya kata-kata, kalimat, dan tata bahasa yang baik.
5.
Kemampuan memutuskan
Kurang inisitif, focus pada hal umum/ keseluruhan
Berkehendak, berinisitif dan berfokus pada hal yang detil / spesifik
6.
Orientasi ruang
Bagus sekali terutama untuk ruang dan gambar
Kurang bagus

2.      Otak Tengah
 http://www.aktivasiotak.com/images/sistem_limbik.jpgOtak tengah letaknya ditengah-tengah antara otak kiri dan otak kanan, otak ini berfungsi sebagai jembatan yang menghubungakan antara otak kanan dan otak kiri manusia. Otak tengah berukuran kecil dan terletak didepan otak kecil. Otak tengah adalah pusat yang mengatur keseimbangan tubuh dan pergerakan misalnya melirik dan menutup kelopak mata. Otak tengah merupakan penyeimbang dan memaksimalkan fungsi otak kiri dan kanan. Selain itu juga otak tengah mengatur keseimbangan hormon dari tubuh. Keseimbangan hormon tersebut bisa mempengaruhi emosi seseorang sehingga ia lebih menyayangi sesama.

D.     SEL-SEL OTAK
Kecerdasan seseorang tergantung pada seberapa banyak koneksi yang terjadi di antara setiap sel otak tersebut. Setiap sel otak manusia memiliki kemungkinan jumlah koneksi dari 1 hingga 20000 buah. Koneksi antarsel otak ini hanya bisa terjadi apabila kita menggunakan dan melatih otak kita secara terus menerus.
1.      Neuron
Neuron disebut juga sel saraf, yang berfungsi mengirimkan pesan (inpuls) yang berupa rangsang atau tanggapan. Neuron adalah sel utama yang mendasari fungsi sistem saraf termasuk otak, uraf saraf tulang belakang, sistem sensoris parifer, dan usus sistem saraf. 
Setiap neuron terdiri dari satu badan sel yang di dalamnya terdapat sitoplasma dan inti sel. Dari badan sel keluar dua macam serabut saraf, yaitu dendrit dan akson (neurit). Dendrit berfungsi mengirimkan impulske badan sel saraf, sedangkan akson berfungsi mengirimkan impuls  dari badan sel ke jaringan lain.
a.       Klasifikasi Neuron Berdasarkan Cabangnya
Berdasarkan bentuk percabangannya, neuron dapat dibedakan atas neuron unipolar, bipolar, dan multipolar.
1)      Neuron Unipolar
Neuron unipolar hanya mempunyai satu cabang pada sel sarafnya, kemudian cabang akan terbelah dua sehingga bentuk dari neuron unipolar menyerupai huruf “T”. Neuron unipolar ini umumnya mempunyai fungsi sebagaimana sensory neuron, yaitu sebagai pembawa senyal dari bagian tubuh menuju sistem saraf pusat.
2)      Neuron  Bipolar
Mempunyai dua cabang pada badan sel sarafnya, yakni di sisi yang saling berlawanan. Cabang yang satu berperan sebagai dendri, sementara yang lsin berperan sebagai akson.  Neuron bipolar umumnya mempunyai fungsi sebagaimana interneuron yaitu menghubungkan berbagai neuron di dalam otak dan spinal cord.


3)      Neuron Multipolar
Neuron multipolar adalah jenis sel saraf yang paling umum dan paling banyak di temui. Sel saraf ini mempunyai dendrit lebih dari satu, namun hanya memiliki sebuah akson. Neuron multipolar umumnya mempunyai fungsi sebagamana motoneuron, yaitu membawa sinyak/isyarat dari sistem saraf pusat menuju bagian lain dari tubuh, seperti otot, kulit, ataupun kelenjar.
b.      Klasifikasi Neuron Berdasarkan Fungsinya.
1)      Sel Saraf Sensoris
Fungsinya adalah menghantar impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat, yaitu otak dan sumsum belakang.
2)      Sel Saraf Motorik
Fungsinya mengirim impuls dari sistem saraf pusat ke otot atau kelenjar yang hasilnya berupa tanggapan tubuh terhadap rangsangan.
3)      Sel Saraf Intermediet
Di sebut juga sel sal saraf asosiasi. Sel saraf ini dapat ditemukan di dalam sistem saraf pusat dan berfungsi menghubungkan sel saraf motorik dengan sel saraf sensoris atau berhubungan dengan sel saraf lainnya yang ada di dalam sistem saraf pusat.
c.       Bagian Neuron
1)      Inti Sel (nukleus)
Inti sel neuron memiliki struktur inti sel seperti pada umumnya yang di dalamnya terdapat asam nukleat. inti sel berperan sebagai pengatur segala aktivitas sel saraf.
2)      Badan Sel (Perikarion)
Badan sel merupakan struktur utama dari sel saraf yang kaya akan sitoplasma dan di bagian tengahnya terdapat inti sel saraf. Berfungsi sebagai tempat metabolisme sel saraf.
3)      Dendrit
Dendrit merupakan sejumlah besar tonjolan dari badan sel, biasanya berbentuk menyerupai akar pohon atau antena untuk meningkatkan luas permukaan yang memungkinkan penerimaan sinyal dari sel saraf lain.
4)      Akson (neurit)
Akson merupakan struktur yang lebih komleks dari pada dendrit. Akson merupakan jalur transmisi utama sistem saraf dan sekaligus membantu membuat saraf.

2.      Sel glial
Sel glial juga dikenal sebagai interneuron, tidak memiliki badan sel dan sekitar sepuluh kali lebih terpusat didalam otak dibandingkan sel neuron. Peran yng ditugaskan kepada sel-sel glial sepertinya merupakan tugas multirupa dan juga meliputi produksi myelin bagi axon.

E.     PEMBELAJARAN BERBASIS KINERJA OTAK
Pembelajaran secara fisik dapat mengubah otak. Setiap pengalaman baru yang kita temui sebenarnya dapat mengubah pengabelan elektrokimia kita. Kita bisa tau bahwa ketika otak menerima stimulus dalam bentuk apapun. Proses komunikasi dari sel ke sel diaktifkan. Semakin baru dan menantang stimulinya akan semakin baik otak mengaktivasi jalur barunya. Namun jika stimuli itu dipertimbangkan sebagai sesuatu yang tidak berarti bagi otak maka informasi tersebut akan mendapat prioritas rendah dan hanya menyisakan jejak yang lemah. Jika otak merasakan sesuatu yang cukup penting untuk ditempatkan didalam memori jangka panjang, maka potensi memori pun terjadi sebagai sesuatu yang mengundang potensi jangka panjang. Proses pensinyalan electron kimiawi sebagai memori yang terbentuk


F. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBELAJARAN
            Kesulitan yang berkepanjangan merupakan faktor yang membawa dampak negative pada fungsi otak. Tubuh kita melepaskan hormone stress (glukokortikoid) ketika kita merespon bahaya. Hal ini yang memicu pertarungan dan pelepasan serbuan adrenalin yang menunjang pertahanan hidup kita, ketika berhadapan dengan keadaan bahaya. Hal ini merupakan respons positif, jika ia memang menyelamatkan hidup kita, akan tetapi kalau tubuh kita sering melepaskan glukokortikoid untuk merespons stress dan kekhawatiran yang kronis.
G. TAHAP-TAHAP PEMBELAJARAN
1. Akuisasi
            Pada tahap ini seorang guru mencoba untuk mengenalkan suatu topik pembelajaran dengan mengkaitkannya dengan topik lainnya yang pernah ditemui atau dipelajarinya, dengan syarat memiliki hubungan dengan topik baru yang akan diajarkan.
            Pembelajaran akuisi ketika guru tersebut kembali mengingatkan anak muridnya mengenai jenis binatang apa saja yang mereka temui di kebun binatang. Kemudian bersama-sama menyebutkan binatang apa saja yang berkaki empat, baru kemudian mengarahkan pertanyaan mengenai gajah yaitu salah satu binatang berkaki empat yang ditemui di kebun binatang.
            Pada tahap pembelajaran ini, ketika seorang anak dikenalkan pada binatang gajah, mereka sudah merasa tidak asing lagi karena pernah melihat binatang itu sebelumnya, sehingga pembelajaran tentang gajah akan lebih mudah dipahami oleh anak.
2. Elaborasi
Proses elaborasi adalah tahap yang memastikan para pembelajar tidak hanya sekedar mengulangi informasi dari fakta-fakta yang ada, tetapi juga membangun jalur neural yang kompleks dalam otak mereka yang dapat menghubungkan subjek-subjek dengan cara-cara yang bermakna. Elaborasi memberikan kepada otak kemampuan untuk menyetor, menyelidiki, menganalisis, menguji, dan memperdalam pembelajaran. Untuk dapat benar-benar mengetahui sesuatu, seorang harus tahu bahwa ia mengetahuinya.
Contohnya ketika seorang guru mengajarkan tentang gajah. Ia tidak hanya memberikan penjelasan kepada siswanya tentang ciri-ciri gajah, namun mengajak mereka untuk bersama-sama mencari perbedaannya dengan binatang berkaki empat lainnya dalam berbagai hal, misalnya gajah bertelinga lebar berbeda dengan telinga harimau, berleher pendek yang berbeda dengan jerapah.
Tahap elaborasi memastikan bahwa apa yang dibawa anak kerumah bukan hanya yang dimilikinya, tetapi ilmu yang juga akurat dan cara untuk mendapatkan ilmu yang akurat itu dengan tidak selalu mendapatkan langsung jawaban yang benar, tetapi mereka menganalisis jawaban-jawaban yang salah, kemudian  mendapatkan jawaban yang baru yang lebih baik .
3. Formasi memori
            Tahap ini memberi kita pengertian bahwa jejak memori belum cukup kuat untuk diaktifkan pada saat pembelajaran meskipun kadang pembelajaran telah diberikan kesempatan untuk berinteraksi dan bereksperimen. Ada faktor tambahan yang berkontribusi terhadap pembangkitan kembali memori kita. Faktor itu adalah istirahat cukup, intensitas emosi, konteks, nutrisi, kuantitas dan kualitas penggabungan, kondisi pembelajar, dan pembelajaran sebelumnya. Semua faktor ini memberikan peranan yang sangat penting dalam pemrosesan pembelajaran.




BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Dengan ukuran yang kecil bukan berarti otak juga mempunyai manfaat yang kecil juga. Otak mempunyai lebih dari jutaan manfaat bagi kehidupan manusia apalagi bila ia mampu memaksimalkan penggunaan otaknya dengan aktivasi-aktivasi otak yang sesuai dan dengan stimulasi-stimulasi yang memadai.
Anak usia dini adalah anak pada masa emas, pada masa ini kita bisa memanfaatkan dengan baik untuk membangun kemampuan otak kanan, kiri dan tengahnya. Karena pada masa awal inilah masa-masa penentu anak untuk masa depannya.
B.     Saran
Untuk mengasah otak anak usia dini kita perlu menggunakan metode-metode yang sesuai pada anak, sesuai dengan usianya agar anak dapat menyeimbangkan kinerja otak kiri, kanan dan otak tengahnya agar seimbang.







DAFTAR PUSTAKA
Setiadi.(2007). Anatomi dan Fisiologis Manusia. Yogyakarta: Graha Ilmu
Wibowo, Daniel.(1994). Anatomi Susunan Saraf Pusat. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC
Yuniarni, Desni.(2011). Bahan Ajar Neurosains Dalam Pembelajaran. Pontianak: Universitas Tanjungpura
McCrone, John.(2002). How The Brain Works. London: Dorling Kindersley Limited
As’adi,  Muhammad. 2010. Miliaran Keluarbiasaan Otak Kita. Jogjakarta: Flashbooks.
Pearce, Evelyn. C. 2009. Anatomi dan Fisiologi untuk Paramedis. Jakarta:PT. Gramedia pustaka utama.
Hulodu,Pandir. 2010. Anatomi Otak. (online) http://otakmu.blogspot.com/2010/05/anatomi-otak.html. diakses, 15 februari 2013