welcome

selamat datang selamat membaca dan semoga bermanfaat

Minggu, 09 September 2012

KREATIFITAS ANAK USIA TAMAN KANAK-KANAK

KREATIFITAS ANAK USIA TAMAN KANAK-KANAK

A.TUJUAN PENGEMBANGAN KREATIVITAS
Pertama, dengan berkreasi anak dapat mewujudkan dirinya. Perwujudan diri adalah salah satu kebutuhan pokok manusia sebagai mana yang diungkapkan seorang ahli, Maslow (1968). Salah satu dari 6 kebutuhan pokok seorang manusia adalah aktualisasi/perwujudan diri.
Kedua, dengan kemampuan berpikir kreatif dimungkinkan dapat melihat berbagai macam penyelesaian suatu masalah.
Ketiga, bersibuk diri secara kreatif (sebagaimana kebutuhan anak TK yang selalu sibuk dan ingin tahu) akan memberikan kepuasan kepada individu tersebut.
Keempat,dengan kreativitas memungkinkan manusia meningkatkan kualitas hidupnya.
Berdasarkan alasan di atas maka tujuan pengembangan kreativitas anak di TK adalah sebagai berikut.
1.      Mengenalkan cara mengekspresikan diri melalui hasil karya dengan menggunakan teknik-teknik yang dikuasainya.
2.      Mengenalkan cara dalam menemukan alternatif pemecahan masalah.
3.      Membuat anak memiliki sikap keterbukaan terhadap berbagai pengalaman dengan tingkat kelenturan dan toleransi yang tinggi terhadap ketidakpastian.
4.      Membuat anak memiliki kepuasan diri terhadap apa yang dilakukannya dan sikap menghargai hasil karya orang lain.
5.      Membuat anak kreatif, yaitu anak yang memiliki:
a.       Kelancaran untuk mengemukakan gagasan;
b.      Kelenturan untuk mengemukakan berbagai alternatif pemecahan masalah;
c.       Orientasi dalam menghasilkan pemikiran-pemikiran;
d.      Elaborasi dalam gagasan;
e.       Keuletan dan kesabaran atau kegigihan dalam menghadapi rintangan dan situasi yang tidak menentu.

B.     FUNGSI PENGEMBANGAN KREATIVITAS PADA ANAK
1.       fungsi pengembangan kreativitas terhadap perkembangan kognitif  anak.
2.      fungsi pengembangan kreativitas terhadap kesehatan jiwa. Seperti perasaan sedih, kecewa, khawatir, takut dan lain-lain yang mungkin tidak dapat dikatakannya.
3.      fungsi pengembangan kreativitas terhadap perkembangan estetika.

C.     RUANG LINGKUP
Pengembangan kreativitas tidak ada hanya ada pada bidang pengembangan kemajuan Dasar seni melainkan ada pada seluruh Bidang Pengembangan Kemampuan Dasar, yaitu bidang pengembangan berbahasa, Kognitif, dan Fisik serta Motorik.
Bidang pengembangan seni mencakup kemampuan mengekspresikan diri melalui media kreatif, seperti menggambar dengan arang, melukis dengan cat, merobek, membentuk dengan plastisin, kemampuan mengekspresikan gerak maupun membuat alat music serta menciptakan permainan sendiri dengan pasir,air, maupun bermain peran.
Bidang pengembangan bahasa mencakup kemampuan menyusun pola pikiran dan keterampilan mengungkapkannya, missal menceritakan kembali dengan bahasanya sendiri cerita yang baru didengar, melanjutkan cerita dari gambar seni dengan imajinasi sendiri.
Bidang kognitif mencakup kemampuan memecahkan sendiri masalah –masalah sekaligus mencari alternatif pemecahnya, misalnya permainan dengan menggunakan indra peraba untuk mengasosiasikan benda, memperkirakan sesuatu berdasarkan gejala yang muncul, membayangkan sesuatu yang tidak mungkin terjadi, dan lain-lain.

D.    PERAN DAN TANGGUNG JAWAB GURU DALAM PENGEMBANGAN KREATIVITAS

Guru sebagai salah satu lingkungan yang dapat menunjang kreativitas berperan sebagai model, fasilitator, mediator, dan inspirator bagi anak dalam usaha memunculkan perilaku kreatif. Untuk itu, guru harus memiliki tanggung jawab dan:
1.      Kemampuan menerima keunikan individu;
2.      Bersedia menerima cara pandang anak;
3.      Kemampuan menyediakan program-progam yang menantang anak bereksplorasi

PENERAPAN KRATIVITAS DALAM BERBAGAI, KHUSUSNYA KEGIATAN SENI RUPA DAN SENI MUSIK DI TAMAN KANAK-
Dalam kegiatan pengembangan kemampuan dasar seni terdapat bermacam-macam kegiatan yang bentuk dan perwujudannya dapat dikelompokkan , seperti Seni Drama, Seni Tari, Seni Rupa dan Seni Musik
A.    KEGIATAN SENI RUPA DI TK

Tujuan utamanya adalah untuk menumbuhkembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, daya khayal dan inisiatif anak-anak.Program pendidikan seni yang berkualitas tinggi mampu menciptakan pengalaman kreatif  melalui variasi bahan-bahan. Anak-anak juga menciptakan lukisan dua dimensi (melukis dan menggambar) dan produk-produk ketiga dimensi (pembuatan bangunan mainan serta menyulam).

B.     KARATERISTIK PERKEMBANGAN SENI ANAK-ANAK USIA TAMAN  KANAK-KANAK
1.      Anak-anak akhirnya sadar bahwa garis dan bergaris bentuk bisa mewakili orang-orang, binatang-binatang dan berbagai benda.
2.      Mereka mulai menceritakan dengan kata-kata kisah/karangan dari karya mereka tersebut.
3.      Mereka juga sadar mengenai bekerja membuat sebuah karya seni dalam kelompok.
4.      Hasil kerja tiga dimensi mencerminkan kemampuan yang terus berkembang dalam menyambung dan menggunakan bagian-bagian.
5.      Pemilihan warnanya sekarang menjadi lebih jelas dan dengan sengaja.

C.     KEGIATAN  YANG MEMACU KREATIVITAS SENI
Dalam membantu anak untuk mengembangkan ketertarikan anak terhadap seni guru dapat melakukan:
1.      Membawa benda-benda seni ke dalam kelas untuk dilihat dan dibahas anak-anak;
2.      Memamerkan salinan dari beragam hasil karya ndi sekeliling ruangan;
3.      Membahas seni dalam buku-buku anak;
4.      Mengumpulkan benda-benda alami dibahas dan digunakan didalam proyek seni;
5.      Meminta anak-anak menggambarkan dan melukis sambil mendengarkan musik;
6.      Menyediakan pengalaman –pengalaman sensor terhadap rasa, penciuman, pendengaran, rabaan, pergerakan dan mendorong anak-anak untuk mengekspresikan dirinya terhadap perasaan-perasaan ini melalui sebuah media seni.

Bidang pengembangan kemampuan dasar seni rupa dapat diberikan melalui kegiatan-kegiatan berikut ini.
1.      Menggambar
2.      Melukis dengan kuas
3.      Melukis dengan  jari tangan (finger painting)
4.      Mencap
5.      Melipat
6.      Menggunting, merobek, dan merekat (3 M)
7.      Meronce

D.    KEGIATAN SENI MUSIK DI TK

Musik merupakan alat komunikasi yang bersifat Universal, orang-orang dimana pun, kapan pun dan dengan budaya mana pun telah membuat musik.
1.      Pengaruh Musik pada Perkembangan Emosional
Musik adalah sumber yang sangat kaya untuk memajukan perkembangan anak, para orang tua menggunakan lagu-lagu tidur untuk membuat anak-anak mereka merasa nyaman, dan anak-anak  yang biasanya diberikan lagu tidur oleh orang  tuanya akan bernyanyi kepada boneka mereka.
2.      Pengaruh Musik terhadap Perkembangan Sosial
Musik adalah sebuah alat yang sangat kuat untuk memajukan perkembangan sosial, sekelompok anak bagi berbagai nyanyian atau tarian menikmati waktu bersama, tanpa harus menunggu gilirannya atau berbagai peralatan.
a.      Pengaruh Musik terhadap Perkembangan Bahasa
b.      Pengaruh Musik terhadap Perkembangan Intelektual
c.       Pengaruh Musik terhadap  perkembangan Motorik

E.     PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN DASAR SENI MUSIK

Dalam suatu kegiatan yang dirancang  untuk mengenalkan music guru diharapkan berperan sebagai model, fasilitator, dan inspirator bagi anak.
1.      Bermain dengan Alat pursi
2.      Ekspresi gerak menurut Irama (Gerakan ritmik)