welcome

selamat datang selamat membaca dan semoga bermanfaat

Rabu, 29 Mei 2013

EVALUASI PEMBELAJARAN TERPADU



Evaluasi Pembelajaran Terpadu
Di Taman Kanak-kanak

Penilian atau evaluasi dalam pembelajaran terpadu bukanlah merupakan hal yang baru. Penilaian dalam pelaksanaannya merupakan upaya untuk mencari informasi tentang pencapaian pengetahuan dan pemahaman serta pengembangan segala aspek kemampuan atau perkembangan anak dengan memanfaatkan asesmen alternatif dan cara informal. Penilaian atau evaluasi pada pembelajaran terpadu di TK pada dasarnya adalah sama dengan penilaian yang dilakukan di TK pada umumnya karena pada dasarnya kegiatan pembelajaran di TK adalah pembelajaran terpadu karena setiap bidang pengembangan yang akan dikembangkan saling terkait antara satu dengan yang lainnya dan setiap kegitan yang dilaksanakan dalam satu hari terkait pula dengan kegitan yang lainnya yang diikat oleh sebuah tema. Oleh karenanya, penilaian atau evaluasi yang dilakukan dalam pembelajran terpadu di TK mempunyai prinsip, karakteristik dan prosedur secara jenis dan alat yang digunakan sebagaimana penilaian atau evaluasi di TK pada umumnya.

A. PRINSIP-PRINSIP PENILAIAN ATAU EVALUASI PEMBELAJARAN TERPADU
            Prinsip-prinsip dalam melakukan evaluasi pembelajaran terpadu adalah sebagai berikut.
1.      Evaluasi hendaknya berbasis untuk kerja sehingga selain memanfaatkan penilaian produk, penilaian terhadap proses perlu mendapat perhatian yang lebih besar.
2.      Setiap langkah evaluasi selalu melibatkan anak didik.
3.      Memberikan perhatian terhadap refleksi diri anak.
4.      Memanfaatkan asesmen portofolio.
5.      Umpan balik (feed back) hendaknya dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk pengembangan anak yang bersifat individual dan sosial.
6.      Evaluasi pada pembelajaran terpadu perlu memberi perhatin yang lebih besar pada dampak pengiring (murturant effect), meliputi kemampuan kerja sam, tenggang rasa, salign tergantung.
7.      Evaluasi pembelajaran terpadu hendaknya dilihat sebagai proses yang terus-menerus (bukan merupakan kegiatan di akhir program) dan bersifat multidimensional.
8.      Evaluasi juga heendaknya menggambarkan keseluruhhan aktivitas belajar (komprehensif) dan merupakan kesatuan informasi (sistemis) bukan penggalan informasi.


Selain prinsip-prinsip tersebut, Ali Nugraha dalam bukunya “Kurikulum dan Bahan Belajar TK” mengemukakan prinsip-prinsip khusus dalam melaksanakan penilaian di TK, sebagai berikut.
1.      Penilaian menggunakan suatu alat dan prosedur yang tersusun, seperti koleksi pekerjaan anak, catatan observasi yang sistematis oleh guru, catatan percakapan dan wawancara dengan guru-guru lain, serta rangkuman kemajuan anak secara individual maupun dalam kelompok.
2.      Penilaian tidak mengganggu kenyamanan psikologis anak baik perasaan maupun harga dirinya.
3.      Penilaian menunjukkankeunggulan dan kemajuan anak, apakah anak dapat melakukan, serta tidak mengadili jawaban yang salah atau apa yang tidak dapat dilakukan atau apa yang tidak diketahui mereka.
4.      Penilaian mendorong anak untuk berpartisipasi dalam menilai dirinya dan mencatat apa yang dapat dilakukan anak secara mandiri maupun apa yang dapat dilakukan anak dengan bantuan orang lain.
5.      Informasi tentang setiap perkembangan dan belajar anak dikumpulkan dan dicatat secara sistematis untuk merencanakan pembelajaran serta untuk berkomunikasi dengan orang tua.
6.      Penilaian terhadap anak usia prasekolah harus dilakukan secara natural atau wajar.
7.      Penilaian hasil belajar hendaknya diikuti dengan tindak lanjutnya, data hasil penilaian sangat bermanfaat bagi guru maupun bagi anak.

B. PENGEMBANGAN EVALUASI PADA PEMBELAJARAN TERPADU DI TAMAN         KANAK-KANAK

1.Penilaian Perkembangan Anak
            Kegiatan pembelajaran di TK dilaksanakan secara terpadu, yaitu berupa kegiatan merupakan satu kesatuan yang utuh serta saling terkait. Demikian pula penilaian atau evaluasi yang dilaksanakan di TK dilakukan secara menyeluruh dan merupakan satu kesatuan yang utuh. Penilaian yang dilakukan terhadap anak dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai jenis dan alat penilaian secara bersamaan. Misalnya dengan pengamatan dan potofolio serta wawancara.
            Penilaian di TK dilaksanakan setiap hari dan setiap saat, penilaian tidak dilaksanakan dengan waktu tertentu dan dalam waktu yang ditentukan. Misalnya, penilaian hanya dilakukan satu minggu sekali selama 30 menit. Hal demikian tidak dapat dilakukan di TK mengingat anak usia TK belum dapat berkonsentrasi dalam jangka waktu yang cukup lama dan kondisi fisik dan psikis anak kemungkinan berbeda setiap harinya. Selain itu, perkembangan dan pertumbuhan anak setiap hari berlangsung secara kontinu dan setiap hari berubah dan berkembang.
            Penilaian dilaksanakan sesuai dengan Satuan Kegiatan Harian (SKH) yang telah disusun oleh guru baik berupa matriks maupun dengan model webb.
            Langkah-langkah yang harus dilakukan guru dalam menyusun penilaian dalam pembelajaran terpadu adalah sebagai berikut.
a.       Menyusun SKH
1)      Menentukan indikator.
2)      Menentukan kegiatan yang akan dilaksanakan sesuai dengan indikator.
3)      Menentukan nama-nam anak yang akan dinilai, maksimal 5 (lima) anak dalam satu hari. Pemilihan nama anak dapat dilakukan secara acak pada pagi hari sebelum kegiatan belajar berlangsung atau dapat pula beberapa saat sebelum kegiatan dilakukan.
b.      Menentukan jenis dan alat penilaian yang akan digunakan.
c.       Menyiapkan format penilaian sesuai jenis penilaian yang telah dipilih.
d.      Melakukan pengamatan dan penilaian selama dan setelah kegiatan berlangsung.
e.       Segera mendokumentasikan (mencatat dan merekam) dalam format yang telah disiapkan sebelumnya.
f.       Merangkum hasil penilaian setiap seminggu sekali.
g.      Merekap hasil penilaian setiap satu bulan sekali,hal ini dilakukan untuk mempermudah guru dalam menyusun dan membuat laporan akhir semester tentang kemajuan anak didik.

Cara memberikan atau membuat catatan penilaian terhadap aspek perkembangan anak dapat dilakukan guru dalam membuat simbol-simbo atau lambang-lambang yang mudah dipahami oleh guru itu sendiri,misalnya berikut ini :

a.       Simbol n (bulatan penuh),berarti anak dapat melakukan atau mengerjakan sendiri,hasil yang baik,rapi dan waktu menyelesaikan relatif cepat.
b.      Simbol       (bulatan setengah),berarti anak dapat melakukan,namun dengan sedikit bantuan atau anak dapat melakukan sendiri sampai selesai ,hanya hasilnya masih belum rapi atau belum sempurna.
c.       Simbol O (bulatan kosong),berati anak belum bisa melakukan atau menyelesaikan sendiri atau masih memerlukan bantuan secara penuh atau anak tidak bisa melakukannya sendiri,atau tidak menghasilkan suatu karya yang bisa dinilai.

Cara lainnya dapat digunakan dengan simbol “binatang”,misalnya berikut :
a.       Simbol ««« (bintang tiga) berarti anak dapat melakukan atau mengerjakan sendiri,hasilnya baik,rapi,dan waktu menyelesaikannya relatif cepat.
b.      Simbol «« (bintang dua) berarti anak dapat melakukan,namun dengan sedikit bantuan atau anak dapat melakukan sendiri sampai selasai,hanya hasilnya masih belum rapi atau belum sempurna.
c.       Simbol « (bintang satu) berarti anak belum bisa melakukan atau menyalesaikan sendiri atau masih memerlukan bantuan secara penuh atau anak tidak bisa melakukannya sendiri atau tidak menghasilkan suatu karya yang bisa dinilai.

Simbol lainnya,misalnya berikut ini :
a.       Simbol untuk catatan penilaian pengembangan perilaku melalui pembiasaan
1.      Simbol n (bulatan penuh) yang berarti amat baik.
2.      Simbol P (ceklis) yang berarti baik.
3.      Simbol O (bulatan kosong) yang berarti belum tercapai.
b.      Simbol untuk catatan penilaian pengembangan kemampuan dasar
1.      BM yang berarti Belum Muncul
2.      MM yang berarti Mulai Muncul
3.      BSH yang berarti Belum Sesuai Harapan
4.      BSB yang berarti Berkembang Sangat Baik

Catatan penilaian perkembangan pada anak baik perilaku melalui pembiasaan maupun pengembangan kemampuan dasar dapat pula menggunakan simbol-simbol yang lain yang di anggap lebih baikmaupun lebih mudah dipahami bagi guru maupun simbol=simbol yang disepakati oleh rekan-rekan guru di TK.

2.Penilaian Kegiatan Belajar-Mengajar
Penilaian kegiatan belajar dan mengajar dilakukan setiap haribpada setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh guru sesuai dengan SKH yang telah disusun.Penilaian dapat dilakukan dengan menuliskan “terlaksana” ataupun “tidak terlaksana” pada kolom penilaian Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).Kemudian,guru dapatmengemukakan atau menuliskan alasan,kesulitan ataupun hambatan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.Penilaian KBM dilakukan pada saat kegiatan berlangsung,namun penulisan atau pengisian dalam SKH dapat dilakukan guru setelah kegiatan Belajar Mengajar berlangsung.Sebaiknya guru langsung mengisi beberapa saat setelah kegiatan belajar selesai dan tidak menunggu sampai beberapa waktu atau keesokan harinya karna daya ingat seseorang terbatas dan dikhawatirkan guru tersebut lupa dengan apa yang akan dituliskannya atau ada bagian tertentu yang terlewatka untuk ditulis/dicatat padahal bagian tersebut merupakan bagian yang sangat penting.

3.Cara Penilaian
Cara penilaian pada pembelajaran terpadu adalah sebagai berikut :
a)      Portopolio
Penilaian yang dilakukan dengan portopolio,antara lain :
1.      Puisi,karangan,tulisan
2.      Peta/denah
3.      Desain
4.      Laporan observasi
5.      Laporan eskperimen
6.      Sinopsiss
7.      Naskah pidato
8.      Teks doa
9.      Rumus
10.  Kartu ucapan
11.  Surat
12.  Teks lagu
13.  Resep masakan,dll


b)      Tingkah Laku
Penilaian tingkah laku antara lain dengan :
1.      Skala sikap
2.      Catatan anekdok
3.      Penilaian diri
4.      Sosiogram
5.      Kuesioner
6.      Buku harian
7.      Ungkapan perasaan,dan
8.      Pengamatan perilaku
c)      Unjuk Kerja
Penilaian unjuk kerja antara lain dengan :
1.      Permainan,bermain peran
2.      Drama
3.      Demonstrasi
4.      Olahraga,senam
5.      Permainan musik,bermain musik
6.      Bernyanyi
7.      Pantomim
8.      Berdoa,memelihara tanaman/trnak,dan
9.      Deklamasi,membaca puisi
10.  Diskusi
11.  Wawancara
d)     Produk
Penilaian produk,antara lain dengan :
1.      Patung
2.      Kerajinan tangan
3.      Hasil karya anak,lipatan,gambar,dll

















C.CONTOH PENILAIAN DALAM PEMBELAJARAN TERPADU
1.Contoh SKH dengan Matriks

SATUAN KEGIATAN HARIAN

Kelompok                   : A
Tema/subtema             : Kendaraan/kendaraan diudara
Semester/Minggu        : 1/12

Hari / tanggal
Indikator
Kegiatan
penilaian
KBM
Perkembangan anak

1)      Berdoa sebelum dan sesudah melaksanakan kegiatan (perilaku)
2)      Mengucapkan salam (perilaku)
3)      Menyanyikan beberapa lagu anak-anak  (seni)
4)      Menjawab tentang pertanyaan tentang keterangan / informasi secara sederhana (bahasa)
5)      Menirukan berbagai gerakan (fisik/motorik kasar)
6)      Meniru melipat kertas (fisik/motorik halus)
7)      Mengerjakan “maze” (mencari jejak) yang sederhana (kognitif)
8)      Mewarnai gambar sederhana (seni)
1)      Pembukaan
a.       berdoa
b.      mengucap salam
c.       menyanyi bersama ‘lagu aku seorang pilot’
d.      bercakap cakap tentang ‘pesawat terbang’
2)      Inti
a.       Melipat pesawat terbang
b.      Maze ‘menuju bandara’
c.       Mewarnai ‘bandara’
3)      Istirahat
a.       Cuci tangan
b.      Berdoa makan
c.       Makan bersama
d.      Bermain bebas
4)      Penutup
a.       Menirukan pesawat lepas landas, sedang terbang dan hendak mendarat
b.      Tanya jawab, kesimpulan
c.       Berdoa pulang
d.      Sajak pulang sekolah
e.       salam

1.      Budi
2.      Titi
3.      Deni
4.      Lilies
5.      Dian



            Mengetahui                                                                 Guru Kelompok B



(.........................................)                                         (.................................................)













2.Contoh SKH dengan Model Webb

SATUAN KEGIATAN HARIAN
Hari/tanggal                :
Kelompok                   : A
Semester/Minggu        : 1/12

 

















Mengetahui                                                                                         Guru Kelompok A
Kepala TK


(.......................................)                                                       (...................................................)



Pada kedua SKH di atas terdapat perbedaan dalam hal catatan penilaian. Pada SKH dengan mengguanakan matriks, terdapat kolom penilaian baik penilaian KBM maupun penilaian perkembangan anak, sedangkan pada SKH dengan menggunkan model webb, tidak terdapat kolom penilaian KBM maupun penilaian perkembangan anak. Hal ini tidak menjadi masalah, pada model web guru dapat saja mencantumkan penilaian perkembangan anak diluar lingkaran-lingkaran tersebut atau langsung saja membuat catatan penilaian pada lembar atau format penilaian harian.
3.Contoh Format Penilaian Harian
FORMAT PENILAIAN HARIAN
Hari/tanggal          :
Kelompok             : A
Tema/Subtema     : Kendaraan/kendaraan di udara
Semester/minggu : 1/12

No
Bidang Pengembangan/indikator
Nama Anak
Ket.
Budi
Titi
Lilies
Denny
Dian
1.
Moral dan nilai agama
Berdoa sebelum dan sesudah melaksanakan kegiatan
««
«««
«««
«
««

2.
Sosial emosional
Mendengarkan orang tua atau teman berbicara
«
««
«««
«
««

3.
Kognitif
Mengerjakan maze (mencari jejak yang sederhana)
«««
««
««
«
«««

4.
Seni
Mewarnai gambar sederhana
«
«
«
««««
««

5.
Bahasa
Menjawab pertanyaan tentang keterangan/informasi secara sederhana
«
«
««««
««
«

6.
Fisik motorik
Meniru berbagai gerakan
Meniru melipat kertas
««

«
««

««
««

««««
«««

«
«

««



























4. Contoh Rekap Penilaian Mingguan
            CONTOH REKAP PENILAIAN ANAK DIDIK
KELLOMPOK : A
Semester            : 1/Minggu: 12

No
Nama Anak
Sosem
MNA
Bahasa
Kognitif
Seni
Fisik
1
2
3
4
5
1
2
3
4
5
1
2
3
4
5
1
2
3
4
5
1
2
3
4
5
1
2
3
4
5
1
BUDI
O




P




O




l




O




l
P




2
TITI
P




l




P




P




O




P
P




3
LILIES
l




l




l




P




P




O
l




4
DENNY
O




O




O




O




l




l
O




5
DIAN
P




P




P




l




P




O
P




6































7































8































9
































Dan Seterusnya






























Catatan: MNA = Moral dan Nilai-nilai Agama
              Sosem = Sosial Emosional
4. Contoh Rekap Penilaian Mingguan
            CONTOH RANGKUMAN PENILAIAN BULANAN DAN KALIMAT NARASI
            KELOMPOK : A
Nama Anak     : Budi
Semester          : I
No
Indikator
Bulan ke-1
Bulan ke-2
Bukan ke-3
Bulan ke-4
Bulan ke-5
Bulan ke-6
Kalimat Narasi
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
Ananda Budi sudah dapat mengucapkan doa sebelum dan sesudah melaksanakan kegiatan, menaati peraturan yang ada, namun pengendalian emosi masih harus ditingkatkan lagi dan seterusnya
1
Berdoa sebelum dan sesudah melaksanakan kegiatan
O
O
P
P
P
l
l
l
















2
Menyanyikan lagu-lagu keagamaan
























3
Bersyair yang bernafaskan agama
























4
Bersyair yang bernafaskan agama

























Dan seterusnya




























A.Pembiasaan
    Nilai-nilai Moral, Sosial Emosional, dan Kemandirian

No
Indikator
Bulan ke-1
Bulan ke-2
Bukan ke-3
Bulan ke-4
Bulan ke-5
Bulan ke-6
Kalimat Narasi
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
Kemampuan Ananda Budi dalam mengucap syair, menjawab pertanyaan dan menceritakan isi cerita secara sederhana sangant baik, namun kemampuan menggunakan kata ganti aku, saya dan menyebutkan waktu (pagi, siang dan malam) masih harus ditingkatkan lagi.
1
Menyebutkan berbagai bunyi atau suara tertentu
























2
Menirukan kembali 3-4 urutan kata
























3
Menyebutkan kata-kata yang mempunyai suku kata awal yang sama. Misal ka-ki ka-li atau suku kata akhir yang sama misal na-ma      sa-ma dll
























4
Melakukan 2-3 perintah secara sederhana
























5
Dan seterusnya